Postingan

Rembulanku

  Rembulanku Bulat indah nian dirimu Terpancar indah di lubuk mataku Tergurat cinta paripurna  Membuat hatiku terpanah Oh rembulanku Luruh rindu ini bercampur bayangan ayu Getar tubuh merinding  Seiring kekuatan hasrat yang semakin layu Ingin kugapai tapi hilang di bawah angin  Oooooohhhhh Rasa ingin kukejar  Tunggu tunggu tunggu Badan ini melayang menggapaimu Oh rembulan dekaplah diri ini Dekaplah meskipun hanya bayangan hitam Sudah cukup membuat tenang 

Mabuk ku ini

Mabuk ku ini Kepala pusing … aduh pusing Pusing mata kaki ku  Menghentak ke depan asing Sekeliling kuusir lingkaran angin   Mabuk ku ini Ku Terjatuh  terhuyun ke bawah Mataku seakan bisa menembus tembok-tembok Melempar sedih menembus nurani Temaram mata sayu dalam hati Mabuk ku ini Menapak jalanan sepi Tak berujung Mengantuk melanjutkan mimpi Tapi tak bisa terpejam diri Mabuk ku ini Hanya  ke kiri  Menantang hampa nurani Karam di dasar imani Berharap keabadian hakiki

Haram

Telingaku telah tersumbat Bisikan itu menggetarkan ku Haram Haram Haram Aduh kapan aku terakhir mendengarkannya Kapan terakhir aku merasakannya Aku tetap melakukannya Aku merasa itu halal Hari demi hari aku tetap melakukannya Tanpa merasa bersalah Ya Allah beri hidayahmu Jangan biarkan aku terus begini Jangan biarkan hamba tersesat jauh Ciptakanlah kembali Ciptakanlah Dalam hatiku yang dulu Yang tahu itu haram Bukan hatiku saat ini Yang masih paham itu halal Ya Allah Kembalikan hatiku yang dulu Kembalikan lagi hati yang dulu Yang merasa itu …. haram

Bodoh

Bodoh Apa itu ? Ya bodoh Apaan sih ? Yo bodoh Kadang enak didengar Kadang nyelekit rasanya Bisa berupa seketika Aku terlihat bodoh jika temanku pintar Aku terlihat pintar kalo temanku bodoh Aku  menjadi pintar Atau membuat temanku bodoh Bodoh Bisa menjadi gelak tawa Bisa menjadi membara Bisa menjadi pelipur lara Bisa menjadi marah membara Bodoh Sudut bisa berbeda Bisa menjadi sanjungan Bisa jadi sindiran Bisa jadi tanda persahabatan Bisa jadi awal permusuhan Bisa jadi kebenaran dan bisa jadi fitnaan Bodoh Ya tetap bodoh Itulah batasmu

Ayo Bangun

Sudah kau tidur kesayanganku Sudah lama kau terlelap buah cintaku Sehingga banyak anak-anakmu pergi menjauh Jauh jauh jauh jauh jauh sekali jauh Bergerak mengikuti sampah-sampah manca yang bergerak kencang Ayo bangun Ayo bangun Sampah itu sudah tidak lagi di halamanmu Sampah itu sudah tidak lagi di depan pintu rumahmu Sampah itu sudah ada di dalam rumahmu Ada di ruang tamu Ada di ruang keluargamu Ada di kamarmu Lemarimu Mejamu Bahkan di makananmu Ayo bangun Ayo bangun Aku sudah lelah menunggumu bangun ssssttttttttttt Ayo bangun dong Ayo bantu aku Ayo bantu teman kita Ayo bantu sejawat kita yang sudah mulai kehilangan arah Aku ingin kau merajut lagi mimpi-mimpi kita dulu Ku ingin kau rangkul lagi aku Ku ingin kau rangkul lagi teman kita Ku ingin kau rangkul lagi kita semua Semua, semua, semua pokoknya semua